Little Day With You
Terkadang cinta tak tau tempat, tak tau arah, tak pernah memberi tau kapan datang, dan tak pernah memberi tau bahwa itu adalah cinta. Tak ada yang tau, termasuk seorang gadis SMP bernama Keira. Kata cinta selalu membuatnya berkecil hati, karena baginya, cinta tak mungkin datang padanya. Di pagi hari yang cerah dalam perjalanan ke sekolah. Penuh kebisingan, pengap, dan sesak melebur menjadi satu. Suara pengamen pun membuat tempat itu menjadi sedikit tak terkendali. Namun, seorang pria dengan tatapan sendu menarik perhatian Keira. Pria berbadan tegap, tinggi, dan berwajah datar yang dingin itu berdiri di samping Keira, membuat gadis itu terus meliriknya. Bagaimana bisa dia tinggi begitu? Membuatku iri saja. Pikirnya sambil melihat si pria dari atas ke bawah, dan kembali melihat wajahnya. Sadar ada yang memperhatikannya, pria itu menoleh ke Keira. Dengan cepat Keira memalingkan wajah dan menghindari kontak mata. Ia diam membeku. “Permisi-“ dengan ragu pria itu bertanya. “... Apa kau...